Senin, 22 September 2014

Ca' Lobak Udang

Udah lama banget nih gak pernah masak yang namanya lobak.Kenapa? Karena waktu pertama kali masak buat suami, lobak yang memang punya aroma khas belum dapat diterima di hidung suamiku tersayang, jadi akhirnya si lobak yang sering aku jumpai di pasar dekat rumah tak pernah masuk dalam daftar belanjaanku.
Dulu, Alm Ibu (lagi2 karena beliau :d) sering memasak si lobak tersayang ini.. dan rasanya sangat sangat yummyyy... Tapi mengingat 'kegagalan' waktu pertama masak lobak menjadikanku selalu mengurungkan niat mencobanya kembali.

Nah entah dapat wangsit dari mana, atau karena juga melihat si lobak imut2 ini melambai2 untuk minta dibawa pulang, akhirnya ku bawa serta 2 ikat lobak ke dalam plastik belanjaanku.
Tuh kan siapa coba yang gak jatuh cinta sama lobak imut ini... Biasanya yang aku temui, umbinya gede2 tapi kali ini imut banget, jadi pengen beli deh.

Lobak adalah tumbuhan yang masuk dalam famili Cruciferae. Bentuknya umbi seperti wortel, tapi kulit dan dagingnya berwarna putih. Tanaman lobak sendiri sebenarnya berasal dari Tiongkok. Makanya dulu waktu sering nonton film Oshin, sering banget masak lobak, karena memang disana sayuran lobak ini cukup murah dan cukup mudah ditanam di pekarang rumah di daerah sana. Tanahh yang baik untuk tanaman ini adalah tanah yang gembur, mengandug humus, lapisan atas tanah tidak mengandung pasir. Waktu penanaman adalah musim penghujan atau awal musin kemarau.

Lobak juga dapat digunakan sebagai pengobatan herbal yaitu untuk gangguan ginjal ataupun demam. Disamping itu dapat pula menghasilkan lendir dalam kerongkongan sehingga menjadi obat yang baik untuk batuk. Pada umumnya lobak dapat dimakan mentah sebagai lalap, dibuat acar atau klo di daerah Bandung digunakan sebagai campuran soto.

Nah, kali ini saya mau mencoba membuat ca lobak ini. Untuk mengurangi aroma khas si lobak ini saya menggunakan udang, seafood yang menurut saya aromanya paling khas dan dapat meminimalisir aroma yang lain :d.

Pertama sudah tentu siapkan lobak... saya memakai 2 ikat lobak yang masih ada daun2nya. Kemudian kupas lobak dan diiris seperti mengiris wortel untuk sop.
 Serta siapkan udang yang sudah disiangin lebih dahulu ya.. Saya hanya menggunakan sekitar 10 ekor udang ukuran sedang.
Bumbu yang dipakai semua diiris tipis ya
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 siung bawang bombay kecil
1/2 buah tomat kecil
Tumis semua bumbu, dan jangan lupa ditambahkan saos tiram, saos wijen, gula dan garam. Kemudian masukan udang dan tumis sampai berubah warna baru kemudian masukkan lobak dan daun lobak serta tumis sampai matang.
Dan benar, setelah ditambahkan udang, aroma khas si lobak ini jadi menghilang, Dan kata suamiku, lobak ini jadi enak rasanya... Ahaiiii... sepertinya akan menjadi menu favorit keluarga setelah ditemukan formula yang pas .. Selamat mencoba ya ^^


Rabu, 10 September 2014

Ayam Ungkep Bawang Bombay

Berawal dari sebuah postingan dari temen saya, Esty, yang memasang foto ceker ungkep ini, langsung terbersit untuk mencobanya di rumah. Karena memang My Kiddos hobi banget dengan yang namanya ceker... Baik di semur, di sayur sop, opor dll... Nah, judul makanan yang dibuat Esty ini adalah ayam ungkep. Saya mencoba membayangkan pada saat saya mengungkep ayam, gak pernah kuahnya berwarna coklat tetapi selalu kuning muda karena memang saya menambahkan kunyit pada bumbu ungkep ayam saya. Oleh karena itulah, saya jadi penasaran dengan si ceker ungkep ini.

Beruntung pula, Esty teman saya menyertakan sumber resep yang dibuatnya, Sedap sekejap klo gak salah. Langsung saya foto bahan2 yang dibutuhkan untuk masakan ini. Namun sayang, sebelum saya lupa memposting di blog, foto resepnya keburu saya delete dari hp saya, dan saya sudah malah untuk mencarinya lagi :d.

Pada masakan kali ini, saya tidak benar2 sama persis dengan bumbu yang tertera di resep. Ada bahan yang saya tambahkan dan ada pula bahan2 yang saya kurangi. Lebih karena menyesuaikan dengan isi bumbu2 di dapur saya *_^

Bahan utama tentu saja adalah ceker. Pilih ceker yang gendut2 biar agak banyak daging yang bisa dimakan :d. Cuci bersih ceker terlebih dahulu.
Siapkan bumbu perendamnya :
1 siung bw bombay besar cincang halus
2 siung bw putih cincang halus
2cm jahe cincang halur
4sdm saos tiram
2 sdm saos tomat
1 sdm kecap manis
1/2 sdt minyak wijen
gula
garam
Rendam ceker dengan bumbu perendam kurang lebih 2 jam. Kemudian masak dengan api kecil dengan ditambah air sebatas ceker. Masak hingga kuah menyusut dan ceker lunak. Tambahkan irisan daun bawang dan tomat. Siap disajikan :)

Selasa, 09 September 2014

Steak Rumahan ala Chef Tias

Pengen bisa bikin steak sebenernya dari dulu, cuma terkadang udah hopeless duluan kalo2 saosnya tidak seperti yang diharapkan dan akhirnya mubazir gak ada yang makan :(... Nah setelah bertapa sekian lama, minggu kemaren sepulang gereja, saya mencoba memasak si steak ini yang kebetulan kemaren dapet resepnya yang agak2 gampang. Dan lagi2 karena lapar mata saat di supermarket, jadi masih banyak bahan2 yang diperlukan tersedia di kulkas... Daging yang klo gak salah ingat sudah parkir di frezzer sekitar 2 mingguan, jagung manis dan wartel import yang sudah 2 harian terselip di kulkas.

Sebenernya resep yang mau saya bikin ini gak murni steak sih... Klo steak yang asli menggunakan daging utuh yang dipanggang, nah saya menggantinya dengan daging cincang... Lebih karena mengakomodir gigi my kiddos yang kemungkinan masih belum terbiasa mengkonsumsi daging  utuh :d

Steak biasanya dibuat dari daging sapi, tapi bisa juga menggunakan daging ayam atau ikan. Kebanyakan steik dipotong tegak lurus dengan serat otot untuk menambah kelegitan daging. Steak dapat dimasak dengan cara dipanggang ataupun di goreng dengan sedikit margarine.

Jumlah waktu pemasakan steak tergantung pada selera masing2 orang; pemasakan yang lebih cepat menghasilkan daging yang lebih lembut, dan bersari, dan pemasakan yang lebih lama mengurangi penampakan darah dan juga mengurangi masalah tentang penyakit. Ada yang menginginkan setengah matang atau makan secara keseluruhan.

Nah, sesaat setelah kita berkenalan sedikit dengan steak ini, kita sekarang coba yuk bikin steak rumahan. Klo dibandingkan dengan resto Fiesta kesukaan saya, sepertinya masih 3 tingkat dibawahnya :(... Tapi klo dibandingkan dengan Warung Steak atau Steak Obong yang memang menawarkan produk steak rumahan, sudah sebanding saya rasa :d Namun demikian suatu hari saya pasti akan membuatnya lagi dengan hasil akhir yang akan berbanding lurus dengan Steak Fiesta... Amien *_*

Pertama siapkan dahulu bahan utamanya yaitu daging cincang. Saya menggunakan 300gr daging cincang.. Sesuai request dari Miss Lebay yang sangat hobi dengan tahu, maka saya mencampurkan steak ini dengan tahu yang sudah saya haluskan.
Kemudian adonan ini dicampur dengan bumbu : 1 siung bw bombay besar cincang halus, 3 siuang bawang putih, merica bubuk, gula, garam, telor ayam 1 butir.
Kemudian bentuk steak ini menjadi lingkaran2 kecil kemudian pipihkan dan digoreng dengan margarine. Bisa juga dipanggang, cuma saya kurang pede dengan kematangan si daging steak ini :d
Siapkan saos pelengkapnya :
1 siung bw bombay cincang halus
1 siung bw putih cincang halus
5 sdm saos tiram
3 sdm saos tomat
100 ml susu cair plain
1/2 sdt merica bubuk
gula
garam
Masak dengan sisa margarine untuk menggoreng daging steak ini sampai mengental. Kemudian sajikan bersama dengan bahan pelengkap yang lain : wortel rebus, jagung rebus dan kentang goreng... Atau bisa disajikan sesuai dengan selera masing2.
Selamat mencoba ya ^_^

Kamis, 04 September 2014

Udang Asam Manis

Mungkin bosen dengan postingan saya soal makanan yang kebanyakan resepnya dari Alm Ibu, tapi bagaimana lagi memang begitu adanya. Masa kecil kami adalah saat dimana Alm Bpk dan Ibu harus mengencangkan ikat pinggang untuk menyekolahkan kami bertiga yang hanya berjarak masing2 1 th. Dan hebatnya tidak ada diantara kami yang sekolah di sekolah negeri :d Akhirnya memang memasak menjadi salah satu solusi yang paling tepat untuk memenuhi gizi kami. Lebih sehat, lebih murah dan lebih lezat tentunya.

Masih tergambar jelas di ingatan saya, ketika suatu hari saya merengek minta dibelikan makanan yang waktu itu digemari di kalangan anak2 (sampai saat inipun juga masih :d) KFC... Hanya sekali saja kami makan bareng di KFC, dan McD saat pertama kali buka resto di kawasan Simpang Lima Semarang. Alasannya supaya kami tetap pernah merasakan rasanya makanan yang katanya enak itu (dan memang enak dan nyandu... hehehe). Selalu Alm ibu bilang klo harga 1 paket nasi ayam KFC yang biasanya disantap oleh 1 orang, klo dibelikan ayam atau ikan yang dimasak sendiri bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga yang notabene berjumlah 6 dan 2 ekor anjing yang ndut2 :) Finally sekarang inipun saya tidak terlalu menyukai resto2 chiken ini, cuma My Kiddos sangat menyukainya meski saya batasi hanya 1 bulan sekali mereka bole menikmati si ayam ini. Beberapa kali saya mencoba membuat ayam goreng layaknya KFC selalu gagal, tapi someday saya yakin saya bisa ! :)

Jadi ngelantur tentang memory masa kecil saya... Back to masakan yang akan kita bahas ya... Udang Asam Manis... Resepnya cukup sederhana dan gampang untuk membuatnya :
2 siung bawang bombay cingcang halus
4 siung bawang putih cincang halus
2 bh tomat di cincang kecil
1/2 sdt merica bubuk
2 cm jahe di iris tipis
2 sdm saos tomat
2 sdm saos tiram
gula dan garam sebagai penyedap rasa
Bahan :
1/2 kg udang kupas
5 btg daun bawang besar
1 bh tahu putih potong kecil dan digoreng setengah matang
Tumis bumbu sampai harum, beri sedikit air  kemudian masukkan udang, tahu dan daun bawang, masak hingga matang.
Selamat makan *_*

Telor Pindang

Telor adalah makanan yang paling disukai oleh my kiddos... Miss Rempong dan Miss Lebay... Hampir setiap hari, meskipun sudah saya siapkan sayuran dan lauk yang mereka suka, tetap aja minta Nanny untuk gorengin telor dan di gado. Anggaran setiap minggu untuk membeli telor sekitar 2kg. Its ok, yang penting mereka selalu sehat dan gizinya terjaga karena gak jajan di sembarang tempat.

Sebenarnya hampir semua jenis telur dapat dimakan, tetapi hanya beberapa jenis telur saja yang biasa dikonsumsi, baik sebagai pelengkap lauk maupun sebagai obat. Telur yang biasa dikonsumsi antara lain telur yang berasal dari unggas seperti ayam, bebek, dan burung puyuh. Sebagai bahan makanan telur mempunyai kandungan gizi yang cukup lengkap seperti karbohidrat, protein dan delapan macam asam amino sehingga sangat bermanfaat bagi tubuh terutama anak2 yang masih dalam masa pertumbuhan.

Karena kandungan gizi yang cukup menjanjikan itulah, saya sering kali memasak telor ini dalam berbagai jenis makanan. Salah satu favorit my kiddos is Telor Pindang ala Chef Tias *_^. Bikinnya gampang dan malah menggunakan 'sampah' bumbu yang banyak di dapur kita.

Yuk kita intip cara pembuatannya
Karena saya biasa memasak seluruh makanan yang akan tersedia di minggu depan adalah hari Sabtu, jadi 'sampah' bumbu ini banyak sekali. Terutama kulit bawang merah dan bawang putih sebagai bahan utama pembuatan berbagai macam bumbu. Jadi temen2 bisa menggunakan kulit bawang merah dan bawang putih ini, cuma klo pas lagi gak ada kulitnya, silahkan teman2 menggunakan bawang putih (4siung) dan bawang merah (10 siung) yang sudah dihaluskan ditambah daun salam, gula dan garam sebagai penyedapnya.
Rebus telor beserta seluruh bumbu di dalamnya, beri air sampai merendam semua telor. Biarkan sampai telor matang (-/+ 15 menit)
Angkat telor yang sudah matang, kemudian pecahkan kulit telornya. Dan masukkan lagi sampai air menyusut. Segera setelah air menyusut, buang dan siram dengan air dingin supaya gampang kita mengupasnya.
Taraaaaaaa..... cakep kan si telor pindang ini... Ada batik2 yang membuat My Kiddos semakin lahap memakannya, dan karena prosesnya cukup lama jadi bumbu sampai meresap ke dalam telor... *_*

Rabu, 03 September 2014

Srundeng Podo Moro

Entah dapet wangsit dari mana, sebulanan yang lalu saya pengen bangettt yang namanya srundeng daging... Terutama yang bikinan Alm Ibu.. Hikksss.. Miss u so much Mom... Nah, si srundeng daging in adalah masakan yang cukup sering di buat Beliau karena awet dan tahan lama. Seingat saya, saya justru yang paling jarang menyentuh si lauk ini karena memang kurang menyukai si kelapa yang menurut saya masih berbentuk kelapa.. hehehe

Ternyata oh ternyata, di kulkas ada seonggok kelapa parut yang dah kira2 semingguan di frezer plus udang dan ayam fillet yang saya belum ada ide sama sekali mo dibikin apa. Finally terpikirlah mencampur semua bahan2 yang ada menjadi serundeng ayam udang. Karena menurut saya, semua bahan ini nggak belanja lagi jadinya saya namain srundeng ini adalah Srundeng Podo Moro

sebelumnya udang dan ayam fillet ini saya rebus dulu biar nantinya proses pematangan dalam srundeng lebih merata.
Penampakan si kelapa parut setelah seminggu di frezer... Musti di diemin dulu di suhu ruang kira2 1-2 jam biar gak padat banget dan bisa dimasak ^^
 Nah siapkan bumbu2 yang dihaluskan kemudian di tumis, setelah harum masukan kelapa parut beserta ayam dan udang, masak hingga matang :
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
1/2 sdt merica
4 butir kemiri
2cm lengkuas
2cm jahe
2 lb daun salam
5 lbr daun jeruk
2 btg serai, diambil putihnya
2 sdt sisir gula merah

Rolade Tempe Pedas

Tempe adalah makanan sederhana yang selalu ada di kulkas, yang setiap saat dapat dijadikan cemilan atau lauk.. Entah untuk tempe tepung atau hanya di goreng dengan bumbu ketumbar dan bawang putih... Hmm.. Tempe memang selalu nikmat untuk dinikmati setiap saat.

Namun, alih2 menjadi nikmat, akan terasa sangat membosankan apabila tempe hanya diolah begitu2 saja bukan? Berbekal ingatan saya pada masakan yang dulu pernah dibuat Alm Ibu, saya kali ini mencoba membuatnya dengan cara dan toping yang berbeda.

Dulu Alm Ibu biasanya memadukan dengan daun singkong rebus dan kulitnya menggunakaN telor yang di dadar tipis. Kali ini saya mengganti daun singkong dengan wortel dan daun bawang serta mengganti kulitnya menggunakan kulit tahu. Alasannya simple... Klo daun singkong berarti saya harus merebus dahulu sedangkan wortel saya tidak perlu merebusnya, dan klo menggunakan telor yang di dadar artinya bahwa saya harus meluangkan waktu untuk mendadar telor dulu. Its a simple reason *_^... So terserah temen2 mo dikasi toping apa aja bisa kok :)

Nah sebenarnya si rolade ini nggak cuma bisa dibuat dengan berbahan dasar tempe lho... Asli resep rolade ini sebenarnya adalah daging sapi, Jadi temen2 dapat mengganti isi rolade ini dengan daging sapi, daging ayam, tahu ataupun tempe. Sesuai selera hati aja, yang penting adalah gunakan hati dalam memasak setiap makanan yang niscaya akan lezat meski dengan bahan sederhana ^_^

Gak perlu berpanjang lebar, yuk kita coba ikutin cara memasaknya.
Pertama siapkan dahulu bumbu2 yang diperlukan (diulek halus ya)
6 siuang bw putih
3 siung bw merah
1/2 sdt merica
2cm kencur
2 bh cabe (sesuai selera)
Garam
Gula
Bahan UTama :
1 lbr kulit tahu yang sudah dipotong2 10 x 20 cm
500gr tempe yang ssudah di kukus kemudian dihaluskan
2 bh wortel diserut halus
3 bh daun bawang yang diiris halus
3 btr telor
Semua bahan dicampur jadi satu ya...
Kemudian digulung pada kulit tahu dan di kukus selama 30 menit ya
Taraaaaaaaa... jadilah rolade tempe pedasnya...
Disajikannya setelah dingin benar baru di iris dan digoreng yakkk :)